Survei keterlibatan tenaga kerja adalah alat strategis yang digunakan oleh organisasi untuk mengukur dan memahami tingkat keterlibatan karyawan di dalam tenaga kerja mereka. Survei ini berfungsi sebagai instrumen diagnostik yang menilai seberapa terhubung, termotivasi, dan puasnya karyawan dengan peran mereka, tim mereka, dan organisasi secara keseluruhan.
Survei keterlibatan tenaga kerja adalah penilaian terstruktur yang mengumpulkan umpan balik dari karyawan tentang tingkat keterlibatan mereka dengan pekerjaan dan organisasi. Survei ini biasanya mencakup pertanyaan yang berkaitan dengan lingkungan kerja, kepemimpinan, pengembangan karier, keseimbangan kehidupan kerja, dan bagaimana perasaan karyawan tentang peran mereka dan budaya perusahaan.
โ
Tujuan utamanya adalah untuk mengukur tingkat keterlibatan secara keseluruhan di dalam tenaga kerja, mengidentifikasi karyawan yang sangat terlibat dan mereka yang mungkin tidak terlibat. Wawasan yang diperoleh dari survei ini sangat penting untuk membentuk strategi yang meningkatkan kepuasan karyawan, meningkatkan pengalaman karyawan, dan mendorong hasil bisnis yang lebih baik.
Pertanyaan keterlibatan dan pertanyaan umpan balik tenaga kerja merupakan komponen integral dari survei keterlibatan tenaga kerja, namun keduanya memiliki tujuan yang berbeda dan berfokus pada aspek yang berbeda dari pengalaman karyawan.
โ
1. Pertanyaan-pertanyaan keterlibatan: Pertanyaan-pertanyaan ini dirancang khusus untuk mengukur tingkat keterlibatan karyawan dalam organisasi. Pertanyaan-pertanyaan ini biasanya berfokus pada bagaimana perasaan karyawan terhadap pekerjaan mereka, hubungan mereka dengan tujuan perusahaan, kepuasan mereka terhadap lingkungan kerja, dan pengalaman mereka secara keseluruhan dalam bekerja di perusahaan. Sebagai contoh:
Tujuan dari pertanyaan-pertanyaan mengenai keterlibatan adalah untuk menilai seberapa besar keterlibatan karyawan dan untuk mengidentifikasi area-area di mana keterlibatan dapat ditingkatkan. Pertanyaan-pertanyaan ini lebih berfokus pada keterlibatan dan kepuasan, yang bertujuan untuk memahami hubungan emosional dan kognitif yang dimiliki karyawan dengan pekerjaan mereka.
โ
2. Pertanyaan-pertanyaan tentang umpan balik tenaga kerja: Sebaliknya, pertanyaan umpan balik dari tenaga kerja lebih luas dan dapat mencakup berbagai topik di luar keterlibatan. Pertanyaan-pertanyaan ini sering kali lebih bersifat operasional dan berfokus pada pengumpulan umpan balik tentang proses, kebijakan, atau aspek tertentu dari lingkungan kerja. Sebagai contoh:
Pertanyaan-pertanyaan ini dirancang untuk mengumpulkan wawasan yang dapat ditindaklanjuti yang dapat digunakan oleh sumber daya manusia untuk melakukan perbaikan di berbagai bidang, bukan hanya keterlibatan. Pertanyaan umpan balik tenaga kerja membantu mengidentifikasi masalah atau peluang spesifik untuk perbaikan, mulai dari budaya perusahaan hingga tantangan operasional sehari-hari.
โ
Pertanyaan survei keterlibatan tenaga kerja dirancang untuk menyelidiki berbagai dimensi keterlibatan karyawan. Pertanyaan yang umum diajukan meliputi:
โ
Pertanyaan-pertanyaan ini membantu dalam mengukur keterlibatan karyawan dengan memberikan wawasan tentang bagaimana karyawan terlibat dengan pekerjaan mereka dan organisasi yang lebih luas, dan di mana perbaikan mungkin diperlukan.
10 Cara untuk mengukur keterlibatan tenaga kerja:
Setelah mengumpulkan data dari survei keterlibatan tenaga kerja dan alat pengukuran lainnya, langkah selanjutnya sangat penting untuk mendorong peningkatan:
โ
Empuls dapat memfasilitasi alat survei keterlibatan karyawan yang komprehensif yang mencakup area-area penting seperti kepuasan kerja, keseimbangan kehidupan kerja, dan keselarasan dengan tujuan perusahaan. Dengan melakukan survei ini secara teratur, organisasi dapat melacak perubahan dalam keterlibatan dari waktu ke waktu, sehingga dapat melakukan penyesuaian yang tepat terhadap strategi di tempat kerja. Hal ini sejalan dengan pemahaman bahwa survei yang komprehensif memberikan tolok ukur untuk perbandingan dari tahun ke tahun, sehingga membantu organisasi mengukur kemajuan mereka dalam meningkatkan pengalaman di tempat kerja.
Ini adalah survei singkat yang dapat dikirim secara berkala untuk mengetahui pendapat karyawan Anda tentang suatu masalah dengan cepat. Survei ini terdiri dari lebih sedikit pertanyaan (tidak lebih dari 10) untuk mendapatkan informasi dengan cepat. Survei ini dapat diberikan secara berkala (bulanan/mingguan/triwulanan).
Mengadakan pertemuan berkala selama satu jam untuk mengobrol secara informal dengan setiap anggota tim adalah cara terbaik untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi dengan mereka. Karena ini adalah percakapan yang aman dan pribadi, ini membantu Anda mendapatkan detail yang lebih baik tentang suatu masalah.
eNPS (skor Net Promoter karyawan) adalah salah satu cara yang paling sederhana namun efektif untuk menilai pendapat karyawan tentang perusahaan Anda. Ini mencakup satu pertanyaan menarik yang mengukur loyalitas. Contoh pertanyaan eNPS antara lain: Seberapa besar kemungkinan Anda akan merekomendasikan perusahaan kami kepada orang lain? Karyawan menjawab survei eNPS dengan skala 1-10, di mana 10 menunjukkan bahwa mereka 'sangat mungkin' merekomendasikan perusahaan dan 1 menunjukkan bahwa mereka 'sangat tidak mungkin' merekomendasikannya.
Sebelum mengukur keterlibatan tenaga kerja, sangat penting untuk meletakkan dasar untuk memastikan hasil yang akurat dan dapat ditindaklanjuti. Hal ini meliputi:
โ
Dengan mengikuti langkah-langkah ini, Anda dapat menciptakan fondasi yang kuat untuk mengumpulkan umpan balik yang berwawasan luas yang dapat digunakan untuk meningkatkan keterlibatan karyawan dan meningkatkan pengalaman bekerja di organisasi Anda secara keseluruhan.
Manfaat dari tenaga kerja yang terlibat adalah:
โ