Pengalaman karyawan sangat penting bagi organisasi yang ingin menarik, mempertahankan, dan membina talenta terbaik. Kualitas pengalaman karyawan dapat secara signifikan memengaruhi produktivitas, loyalitas, dan kepuasan kerja secara keseluruhan, sehingga berdampak pada kesuksesan organisasi.
Metrik pengalaman karyawan berfungsi sebagai alat bantu penting yang membantu organisasi menilai seberapa baik mereka memenuhi kebutuhan dan harapan tenaga kerja.
Metrik pengalaman karyawan yang penting untuk dilacak adalah:
Alasan mengapa metrik pengalaman karyawan sangat penting untuk menilai kepuasan di tempat kerja adalah
Tolok ukur kepuasan karyawan: Tolok ukur khusus industri untuk kepuasan karyawan tersedia dari berbagai sumber, termasuk perusahaan riset, asosiasi industri, dan perusahaan konsultan SDM.
Tolok ukur ini menyediakan data komparatif untuk menilai tingkat kepuasan karyawan dibandingkan dengan norma-norma industri.
Pemangku kepentingan yang bertanggung jawab untuk memantau metrik pengalaman karyawan adalah
1. Departemen sumber daya manusia (SDM)
Departemen SDM biasanya mengawasi pemantauan dan analisis metrik pengalaman karyawan. Mereka bertanggung jawab untuk merancang survei, mengumpulkan umpan balik, dan mengimplementasikan inisiatif untuk meningkatkan pengalaman karyawan.
2. Manajer pengalaman karyawan
Beberapa organisasi memiliki manajer atau tim khusus pengalaman karyawan yang bertanggung jawab untuk memantau dan meningkatkan kepuasan, keterlibatan, dan kesejahteraan karyawan. Mereka berkolaborasi dengan departemen SDM dan departemen lain untuk mendorong inisiatif pengalaman karyawan.
3. Manajer dan pemimpin tim
Manajer lini depan dan pemimpin tim memainkan peran penting dalam memantau metrik pengalaman karyawan dalam tim mereka. Mereka mengumpulkan umpan balik, mengatasi masalah, dan mengadvokasi sumber daya untuk mendukung kesejahteraan dan kepuasan karyawan.
4. Eksekutif dan kepemimpinan
Para eksekutif senior dan tim kepemimpinan menentukan budaya dan nilai-nilai organisasi. Mereka pada akhirnya bertanggung jawab untuk memprioritaskan pengalaman karyawan dan menciptakan lingkungan kerja yang mendukung yang mendorong kepuasan, keterlibatan, dan kesuksesan.
Cara-cara metrik pengalaman karyawan memengaruhi kinerja perusahaan secara keseluruhan adalah
1. Produktivitas karyawan
Metrikpengalaman karyawan yang positif berkorelasi dengan tingkat produktivitas dan kinerja karyawan yang lebih tinggi. Karyawan yang puas akan lebih termotivasi, terlibat, dan berkomitmen untuk mencapai tujuan organisasi, yang mengarah pada peningkatan kinerja perusahaan secara keseluruhan.
2. Inovasi dan kreativitas
Lingkungan kerja yang mendukung dan inklusif mendorong inovasi dan kreativitas di antara para karyawan. Dengan melacak metrik pengalaman karyawan, perusahaan dapat mengidentifikasi peluang untuk meningkatkan kolaborasi, kreativitas, dan berbagi pengetahuan, sehingga mendorong inovasi dan daya saing.
3. Kepuasan pelanggan
Pengalamankaryawan secara langsung berdampak pada kepuasan dan loyalitas pelanggan. Karyawan yang puas dan terlibat lebih mungkin memberikan layanan pelanggan yang luar biasa, sehingga menghasilkan tingkat kepuasan, retensi, dan loyalitas pelanggan yang lebih tinggi.
4. Kinerja keuangan
Metrikpengalaman karyawan yang positif terkait dengan peningkatan kinerja keuangan dan profitabilitas. Dengan berinvestasi pada kepuasan dan kesejahteraan karyawan, bisnis dapat mengurangi biaya perputaran karyawan, meningkatkan produktivitas, dan mendorong pertumbuhan pendapatan.
Ini adalah survei singkat yang dapat dikirim secara berkala untuk mengetahui pendapat karyawan Anda tentang suatu masalah dengan cepat. Survei ini terdiri dari lebih sedikit pertanyaan (tidak lebih dari 10) untuk mendapatkan informasi dengan cepat. Survei ini dapat diberikan secara berkala (bulanan/mingguan/triwulanan).
Mengadakan pertemuan berkala selama satu jam untuk mengobrol secara informal dengan setiap anggota tim adalah cara terbaik untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi dengan mereka. Karena ini adalah percakapan yang aman dan pribadi, ini membantu Anda mendapatkan detail yang lebih baik tentang suatu masalah.
eNPS (skor Net Promoter karyawan) adalah salah satu cara yang paling sederhana namun efektif untuk menilai pendapat karyawan tentang perusahaan Anda. Ini mencakup satu pertanyaan menarik yang mengukur loyalitas. Contoh pertanyaan eNPS antara lain: Seberapa besar kemungkinan Anda akan merekomendasikan perusahaan kami kepada orang lain? Karyawan menjawab survei eNPS dengan skala 1-10, di mana 10 menunjukkan bahwa mereka 'sangat mungkin' merekomendasikan perusahaan dan 1 menunjukkan bahwa mereka 'sangat tidak mungkin' merekomendasikannya.