โœจ Jangan sampai ketinggalan! Daftarkan diri Anda untuk mengikuti Webinar Apresiasi Karyawan yang dijadwalkan pada tanggal 29 Februari.๐ŸŽ–๏ธ
โœจ Jangan sampai ketinggalan! Daftarkan diri Anda untuk mengikuti Webinar Apresiasi Karyawan yang dijadwalkan pada tanggal 29 Februari.๐ŸŽ–๏ธ

Daftar sekarang

Webinar Langsung: Rahasia Membangun Roda Gila Pertumbuhan B2B2C yang Sukses
Simpan tempat Anda sekarang

Istilah Daftar Istilah

Daftar Istilah Manajemen Sumber Daya Manusia dan Imbalan Kerja

Daftar isi

Hadiah Perusahaan

Hadiah perusahaan adalah barang atau produk yang diberikan oleh perusahaan kepada karyawan, klien, mitra, atau pemangku kepentingan mereka sebagai bentuk apresiasi, pengakuan, atau niat baik. Hadiah ini dapat berupa barang dagangan bermerek dan barang mewah hingga token yang dipersonalisasi, dan sering kali digunakan untuk memperkuat hubungan, merayakan pencapaian, atau mengakui prestasi.

Apa yang dimaksud dengan hadiah perusahaan? ย 

Hadiah perusahaan adalah barang atau pengalaman yang diberikan oleh perusahaan kepada karyawan, klien, mitra, atau prospek sebagai bentuk penghargaan, rasa terima kasih, atau untuk membangun atau memperkuat hubungan. Hadiah ini dapat berupa barang berwujud seperti barang dagangan bermerek atau hadiah yang dipersonalisasi hingga pengalaman tak berwujud seperti tiket acara atau akses eksklusif.

โ€

Mengapa pemberian hadiah perusahaan penting? ย 

Pemberian hadiah perusahaan adalah alat strategis yang dapat memberikan manfaat signifikan bagi bisnis. Inilah alasannya:

โ€

  • Membangun dan memperkuat hubungan: Hadiah yang dipilih dengan baik dapat mempererat hubungan dengan klien, mitra, dan karyawan, sehingga menumbuhkan rasa penghargaan dan kesetiaan. โ€
  • Meningkatkan citra merek: Hadiah yang bijaksana dan berkualitas tinggi dapat meningkatkan persepsi merek perusahaan dan menciptakan kesan positif. โ€
  • Meningkatkan semangat kerja karyawan: Mengakui karyawan dengan hadiah dapat meningkatkan semangat kerja, meningkatkan kepuasan kerja, dan menumbuhkan lingkungan kerja yang positif. โ€
  • Mendorong loyalitas pelanggan: Memberikan hadiah kepada klien dapat mendorong bisnis berulang dan advokasi pelanggan. โ€
  • Merayakan pencapaian: Hadiah perusahaan dapat digunakan untuk menandai pencapaian, promosi, atau hari jadi perusahaan. โ€
  • Menghasilkan niat baik: Hadiah yang diberikan pada waktu yang tepat dapat mengubah interaksi yang netral menjadi interaksi yang positif, menciptakan niat baik dan kesan yang menguntungkan. โ€
  • Menunjukkan apresiasi: Entah itu klien, karyawan, atau mitra, hadiah bisa menjadi ungkapan rasa terima kasih dan penghargaan yang nyata. โ€
  • Membedakan merek Anda: Hadiah yang unik dan dipersonalisasi dapat membantu perusahaan Anda lebih menonjol dari para pesaing.
Dengarkan, kenali, berikan penghargaan, dan pertahankan karyawan Anda dengan perangkat lunak keterlibatan karyawan kami ย 

Apa saja aturan untuk pemberian hadiah perusahaan?

Pemberian hadiah perusahaan, meskipun merupakan alat yang ampuh, memiliki seperangkat aturan dan peraturannya sendiri untuk memastikan kepatuhan terhadap etika dan hukum. Berikut adalah beberapa pertimbangan utama:

โ€

1. Pedoman hukum dan etika
โ€

  • Penyuapan dan korupsi: Hindari hadiah yang dapat dianggap sebagai suap atau bujukan untuk memengaruhi keputusan bisnis. โ€
  • Batas hadiah: Banyak perusahaan menetapkan batas moneter tertentu pada hadiah perusahaan untuk mencegah pengeluaran yang berlebihan dan menjaga konsistensi. โ€
  • Pembatasan hadiah: Jenis hadiah tertentu, seperti uang tunai atau kartu hadiah dengan nilai yang signifikan, mungkin dilarang.
  • โ€Peraturan pemerintah: Ketahui undang-undang atau peraturan khusus di wilayah Anda mengenai pemberian hadiah perusahaan, terutama ketika berurusan dengan pejabat atau entitas pemerintah. โ€
  • Kebijakan perusahaan: Patuhi kebijakan pemberian hadiah internal perusahaan Anda, dengan memastikan kepatuhan terhadap standar etika dan persyaratan hukum.

โ€

2. Pemilihan dan pemberian hadiah
โ€

  • Relevansi dan personalisasi: Pilihlah hadiah yang relevan dengan minat atau profesi penerima. Personalisasi menambahkan sentuhan yang bijaksana. โ€
  • Hindari hadiah yang terlalu mahal: Meskipun penghargaan itu penting, namun hadiah yang terlalu mahal bisa membuat alis mata terangkat dan menciptakan situasi yang tidak nyaman. โ€
  • Pertimbangkan kesempatannya: Jenis hadiah harus selaras dengan acara tersebut, apakah itu hari libur, tonggak sejarah bisnis, atau pencapaian pribadi. โ€
  • Presentasi hadiah: Cara Anda memberikan hadiah sangatlah penting. Catatan tulisan tangan atau pesan yang dipersonalisasi dapat meningkatkan dampak hadiah. โ€
  • Implikasi pajak: Waspadai implikasi pajak yang terkait dengan pemberian hadiah perusahaan, terutama untuk hadiah bernilai tinggi atau pemberian hadiah yang sering dilakukan.

โ€

3. Penerima hadiah
โ€

  • Karyawan: Hadiah untuk karyawan dapat meningkatkan semangat dan loyalitas. Pertimbangkan hadiah berbasis kinerja, hadiah liburan, atau hadiah untuk tonggak sejarah seperti ulang tahun kerja. โ€
  • Klien dan pelanggan: Memberikan hadiah kepada klien dapat memperkuat hubungan dan mendorong bisnis yang berulang. Hadiah yang dipersonalisasi atau hadiah yang berkaitan dengan minat mereka dapat memberikan kesan yang mendalam. โ€
  • Mitra bisnis: Membangun kemitraan yang kuat sangatlah penting. Hadiah dapat menjadi bentuk apresiasi dan kolaborasi. โ€
  • Pejabat pemerintah: Berhati-hatilah saat memberikan hadiah kepada pejabat pemerintah karena peraturan yang ketat dan potensi implikasi hukum.

โ€

Laporan tren pengakuan & penghargaan karyawan

Berapa banyak yang harus saya keluarkan untuk hadiah perusahaan?

Menentukan anggaran yang sesuai untuk hadiah perusahaan tergantung pada beberapa faktor:

  • Hubungan dengan penerima: Semakin dekat hubungan Anda, semakin tinggi anggaran yang dibutuhkan. โ€
  • Ukuran dan anggaran perusahaan: Perusahaan yang lebih besar sering kali mengalokasikan lebih banyak untuk hadiah perusahaan. โ€
  • Standar industri: Beberapa industri telah menetapkan norma-norma untuk pembelanjaan hadiah. โ€
  • Kesempatan: Pentingnya acara tersebut (misalnya, hari libur, apresiasi klien, penghargaan karyawan) akan memengaruhi anggaran. โ€
  • Jenis hadiah: Hadiah kelas atas tentu saja memiliki harga yang lebih tinggi.
    โ€

Panduan umum
โ€

1. Karyawan
โ€

  • Tanda terima kasih kecil (misalnya, barang dagangan bermerek, kartu hadiah): $25-$50
  • Pencapaian penting (misalnya, promosi, ulang tahun kerja): $50-$150
  • Hadiah liburan: $50-$100
    โ€

2. Klien
โ€

  • Tanda terima kasih kecil (misalnya, hadiah yang dipersonalisasi, barang dagangan bermerek): $50-$100
  • Klien utama atau mitra bisnis: $100-$250
  • Klien bernilai tinggi atau acara khusus: $250+

Survei denyut nadi karyawan:

Ini adalah survei singkat yang dapat dikirim secara berkala untuk mengetahui pendapat karyawan Anda tentang suatu masalah dengan cepat. Survei ini terdiri dari lebih sedikit pertanyaan (tidak lebih dari 10) untuk mendapatkan informasi dengan cepat. Survei ini dapat diberikan secara berkala (bulanan/mingguan/triwulanan).

Pertemuan empat mata:

Mengadakan pertemuan berkala selama satu jam untuk mengobrol secara informal dengan setiap anggota tim adalah cara terbaik untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi dengan mereka. Karena ini adalah percakapan yang aman dan pribadi, ini membantu Anda mendapatkan detail yang lebih baik tentang suatu masalah.

eNPS:

eNPS (skor Net Promoter karyawan) adalah salah satu cara yang paling sederhana namun efektif untuk menilai pendapat karyawan tentang perusahaan Anda. Ini mencakup satu pertanyaan menarik yang mengukur loyalitas. Contoh pertanyaan eNPS antara lain: Seberapa besar kemungkinan Anda akan merekomendasikan perusahaan kami kepada orang lain? Karyawan menjawab survei eNPS dengan skala 1-10, di mana 10 menunjukkan bahwa mereka 'sangat mungkin' merekomendasikan perusahaan dan 1 menunjukkan bahwa mereka 'sangat tidak mungkin' merekomendasikannya.

Berdasarkan jawaban yang diberikan, karyawan dapat ditempatkan dalam tiga kategori yang berbeda:

  • Promotor
    Karyawan yang memberikan tanggapan positif atau setuju.
  • Pengkritik
    Karyawan yang bereaksi negatif atau tidak setuju.
  • Pasif
    Karyawan yang bersikap netral dalam memberikan tanggapan.
Pelajari bagaimana Empuls dapat membantu organisasi Anda