✨ Jangan sampai ketinggalan! Daftarkan diri Anda untuk mengikuti Webinar Apresiasi Karyawan yang dijadwalkan pada tanggal 29 Februari.🎖️
✨ Jangan sampai ketinggalan! Daftarkan diri Anda untuk mengikuti Webinar Apresiasi Karyawan yang dijadwalkan pada tanggal 29 Februari.🎖️

Daftar sekarang

Webinar Langsung: Rahasia Membangun Roda Gila Pertumbuhan B2B2C yang Sukses
Simpan tempat Anda sekarang

Istilah Daftar Istilah

Daftar Istilah Manajemen Sumber Daya Manusia dan Imbalan Kerja

Daftar isi

Kompetensi Inti

Kompetensi inti adalah kemampuan dan kekuatan unik yang membedakan bisnis dari para pesaingnya. Kompetensi ini merangkum pengetahuan, keterampilan, dan sumber daya kolektif dalam sebuah organisasi, yang memungkinkannya untuk memberikan nilai kepada pelanggan dan mencapai pertumbuhan yang berkelanjutan.

Apa yang dimaksud dengan kompetensi inti?

Kompetensi inti adalah kemampuan dan kekuatan unik yang membedakan individu, organisasi, atau entitas dari yang lain di bidang yang sama. Kompetensi inti mewakili pengetahuan, keahlian, dan sumber daya kolektif yang memungkinkan kinerja yang unggul dan keunggulan kompetitif.

Apa yang dimaksud dengan kompetensi inti dalam bisnis?

Kompetensi inti dalam bisnis mengacu pada kemampuan, keterampilan, dan sumber daya spesifik yang memberikan keunggulan kompetitif bagi perusahaan dalam industrinya. Hal ini dapat mencakup keahlian teknologi, proses yang efisien, hubungan pelanggan yang kuat, atau pengembangan produk yang inovatif.

Apa saja kompetensi inti dari sebuah resume?

Kompetensi inti pada resume biasanya mengacu pada keterampilan, kemampuan, dan kualifikasi utama yang membuat seseorang cocok untuk pekerjaan atau peran tertentu. Hal ini dapat bervariasi tergantung pada bidang atau posisi, namun sering kali mencakup komunikasi, pemecahan masalah, kepemimpinan, dan kemahiran teknis.

Apa saja 3 kompetensi dasar tersebut?

Tiga kompetensi dasar yang sering dirujuk adalah:

  • Kompetensi teknis: Keterampilan dan pengetahuan yang terkait dengan tugas atau fungsi tertentu.
  • Kompetensi interpersonal: Kemampuan untuk berkomunikasi, berkolaborasi, dan berinteraksi secara efektif dengan orang lain.‍
  • Kompetensi konseptual: Kemampuan untuk berpikir kritis, menganalisis situasi, dan merumuskan solusi strategis.
Dengarkan, kenali, berikan penghargaan, dan pertahankan karyawan Anda dengan perangkat lunak keterlibatan karyawan kami  

Apa yang dimaksud dengan kompetensi inti dalam CV?

Kompetensi inti dalam CV adalah keterampilan, atribut, atau bidang keahlian yang menjadi inti dari kualifikasi dan kesesuaian pelamar untuk pekerjaan tersebut. Kompetensi inti menyoroti apa yang menjadi keunggulan seseorang dan apa yang membuat mereka memiliki kualifikasi yang unik.

Apa saja 13 kompetensi inti tersebut?

13 kompetensi inti yang spesifik dapat bervariasi tergantung pada konteksnya. Namun, beberapa yang umum dikenal meliputi:

  • Leadership
  • Komunikasi
  • Kerja sama tim
  • Pemecahan masalah
  • Kemampuan beradaptasi
  • Inovasi
  • Pemikiran strategis
  • Manajemen waktu
  • Pengambilan keputusan
  • Customer focus
  • Kemahiran teknis
  • Manajemen proyek
  • Keterampilan interpersonal.

Apa yang dimaksud dengan contoh kompetensi inti?

Contoh kompetensi inti adalah keunggulan desain dan inovasi Apple Inc. Kompetensi ini telah menjadi pusat kesuksesan Apple, yang dibuktikan dengan desain produknya yang ikonik dan inovasi teknologinya yang inovatif, yang membedakannya dengan para pesaing di industri teknologi.

Apakah kompetensi inti merupakan sebuah keterampilan?

Kompetensi inti bukan hanya keterampilan tunggal, melainkan kombinasi keterampilan, pengetahuan, kemampuan, dan sumber daya yang berkontribusi pada keunggulan kompetitif. Kompetensi inti mencakup berbagai atribut yang lebih luas yang memungkinkan kinerja dan diferensiasi yang unggul dalam bidang atau industri tertentu.

Laporan tren pengakuan & penghargaan karyawan

Apa pentingnya kompetensi inti dalam kesuksesan bisnis dan organisasi?

Kompetensi inti sangat penting dalam mendorong kesuksesan bisnis dengan menjadi fondasi bagi keunggulan kompetitif, inovasi, dan profitabilitas jangka panjang. Kompetensi inti membantu organisasi menavigasi lanskap pasar yang dinamis, beradaptasi dengan perubahan kebutuhan pelanggan, dan tetap menjadi yang terdepan dalam lingkungan bisnis yang berkembang pesat.

Apa saja tren masa depan dalam pengembangan kompetensi inti?

Tren masa depan dalam pengembangan kompetensi inti adalah:

  • Konsep dan teori yang sedang berkembang: Tren masa depan dalam pengembangan kompetensi inti dapat mencakup metodologi tangkas, transformasi digital, dan kecerdasan buatan.
  • Prediksi evolusi kompetensi inti di berbagai industri: Industri yang berbeda dapat mengalami tren yang berbeda-beda dalam pengembangan kompetensi inti, yang dipengaruhi oleh dinamika pasar, kemajuan teknologi, dan perubahan peraturan.‍
  • Implikasi untuk strategi bisnis dan pengembangan organisasi: Memahami tren masa depan dalam pengembangan kompetensi inti sangat penting untuk membentuk strategi bisnis dan inisiatif pengembangan organisasi agar tetap terdepan dalam persaingan dan mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan.

Bagaimana cara mengidentifikasi kompetensi inti?

Untuk mengidentifikasi kompetensi inti, Anda memerlukan aplikasi teoretis.

1. Karakteristik utama dari kompetensi inti

  • Relevansi: Kompetensi inti harus secara langsung berkontribusi pada tujuan strategis dan proposisi nilai organisasi.
  • Keunikan: Produk tersebut harus berbeda dan sulit ditiru atau direplikasi oleh pesaing.
  • Daya tahan: Kompetensi inti harus bertahan dari waktu ke waktu dan tetap relevan meskipun terjadi perubahan dalam lingkungan eksternal.

2. Metode untuk mengidentifikasi kompetensi inti

  • Analisis SWOT mengidentifikasi kekuatan yang dapat dimanfaatkan sebagai kompetensi inti dan juga mengidentifikasi kelemahan yang perlu ditangani.
  • Analisis berbasis sumber daya (Resource-based view/RBV): Pendekatan ini berfokus pada sumber daya dan kapabilitas internal yang dapat dikembangkan menjadi kompetensi inti.
  • Pemetaan kompetensi: Mengidentifikasi dan mengevaluasi keterampilan, pengetahuan, dan kemampuan secara sistematis yang diperlukan untuk peran organisasi tertentu.

Bagaimana kita mengembangkan kompetensi inti?

Untuk mengembangkan kompetensi inti, Anda perlu melakukan hal berikut:

1. Strategi untuk mengembangkan kompetensi inti

  • Investasi dalam sumber daya manusia: Memupuk budaya pembelajaran dan pengembangan yang berkelanjutan untuk meningkatkan keterampilan dan kemampuan karyawan.
  • Penelitian dan pengembangan: Berinvestasi dalam inovasi dan teknologi untuk mengembangkan produk, layanan, dan proses baru yang membedakan organisasi.
  • Kemitraan dan aliansi strategis: Berkolaborasi dengan mitra eksternal untuk mengakses sumber daya dan kapabilitas yang saling melengkapi.

2. Tantangan dalam mengembangkan kompetensi inti: Kompetensi inti membutuhkan waktu, sumber daya, dan upaya yang besar. Organisasi mungkin menghadapi tantangan seperti keterbatasan sumber daya, resistensi terhadap perubahan, dan kesulitan menyelaraskan kompetensi inti dengan tujuan strategis.

3. Praktik-praktik terbaik dan pembelajaran: Organisasi dapat belajar dari praktik-praktik terbaik dalam pengembangan kompetensi inti, termasuk pentingnya komitmen kepemimpinan, keterlibatan karyawan, dan menumbuhkan budaya inovasi dan kolaborasi.

Survei denyut nadi karyawan:

Ini adalah survei singkat yang dapat dikirim secara berkala untuk mengetahui pendapat karyawan Anda tentang suatu masalah dengan cepat. Survei ini terdiri dari lebih sedikit pertanyaan (tidak lebih dari 10) untuk mendapatkan informasi dengan cepat. Survei ini dapat diberikan secara berkala (bulanan/mingguan/triwulanan).

Pertemuan empat mata:

Mengadakan pertemuan berkala selama satu jam untuk mengobrol secara informal dengan setiap anggota tim adalah cara terbaik untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi dengan mereka. Karena ini adalah percakapan yang aman dan pribadi, ini membantu Anda mendapatkan detail yang lebih baik tentang suatu masalah.

eNPS:

eNPS (skor Net Promoter karyawan) adalah salah satu cara yang paling sederhana namun efektif untuk menilai pendapat karyawan tentang perusahaan Anda. Ini mencakup satu pertanyaan menarik yang mengukur loyalitas. Contoh pertanyaan eNPS antara lain: Seberapa besar kemungkinan Anda akan merekomendasikan perusahaan kami kepada orang lain? Karyawan menjawab survei eNPS dengan skala 1-10, di mana 10 menunjukkan bahwa mereka 'sangat mungkin' merekomendasikan perusahaan dan 1 menunjukkan bahwa mereka 'sangat tidak mungkin' merekomendasikannya.

Berdasarkan jawaban yang diberikan, karyawan dapat ditempatkan dalam tiga kategori yang berbeda:

  • Promotor
    Karyawan yang memberikan tanggapan positif atau setuju.
  • Pengkritik
    Karyawan yang bereaksi negatif atau tidak setuju.
  • Pasif
    Karyawan yang bersikap netral dalam memberikan tanggapan.

Bagaimana cara mengelola dan mempertahankan kompetensi inti?

Untuk mengelola dan mempertahankan kompetensi inti, Anda perlu melakukan hal berikut:

  • Pentingnya peningkatan berkelanjutan: Peningkatan berkelanjutan sangat penting untuk menjaga relevansi dan efektivitas kompetensi inti dalam lingkungan bisnis yang dinamis.
  • Memantau dan mengevaluasi kompetensi inti: Pemantauan dan evaluasi kompetensi inti secara teratur memungkinkan organisasi untuk mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, dan peluang untuk perbaikan.
  • Strategi untuk melindungi kompetensi inti: Melindungi kompetensi inti memerlukan langkah-langkah proaktif seperti hak kekayaan intelektual, strategi retensi talenta, dan kemitraan strategis untuk mempertahankan keunggulan kompetitif.
Pelajari bagaimana Empuls dapat membantu organisasi Anda